Today, i wanna tell u a place yang sudah lama ingin saya kasih tahu (edisi kalimat "brekele" :p). Judulnya saja ada kata sok nya, ya tulisan ini saya tulis untuk men-judge terlebih dulu ulasan saya tentang hobi (caelaah) berkuliner saya dan suami (kalau dia baca pasti nyinyir nih!hihihi).Supaya nggak dibilang sok berkuliner, jadi saya tulis kata Sok duluan ya xD.
Sudah lama saya ingin mencoba membagi pengalaman di berbagai jenis tempat saya dan suami ber-nguliner. Tenang, isinya bukan resto yang mahal-mahal kok,apalagi yang nggak halal (ceritanya anti-mainstream gue!hehe).
Pertama dan semoga bukan yang terakhir (iihh amit-amit!). Tempat ini lagi-lagi sudah sekian lama saya niatkan untuk dipublikasikan di soc-med. Karena, memang tempat makan ini butuh dilestarikan *agak serius*
Why ?! Selain masakannya yang enak, dagingnya yang empuk dan resepnya yang orijinal (bingung bahasa Indonesianya apa!). Warung makan ini melengkapi semua hal tadi dengan harga makanan yang cukup murah (tentu jika sedang ada uang jadi bisa bilang murah,hehehe).
Dulu saya kenal tempat ini melalui keluarga suami yang sudah lama berlangganan. Sewaktu melihat tempatnya yang nggak ada bedanya antara rumah dan warung makan, asli saya sempat skeptis. "Ini beneran rumah makan?" "Kita mau namu terus numpang makan apa beli makanan, yak?!" batin saya ketika itu xD . Tapi, walau sederhana se sederhana namanya (mubajir banget yak!), tempat ini bersih kok ^^d.
![]() |
| Ini tampilan luar Rumah (Warung mungkin yaa) Sate LA (dok: pribadi) |
Saya nggak berani ambil foto jauh-jauh, karena nggak mungkin donk saya ambil foto dari tengah jalan raya!OMG :D Jadi sedapet dan secakepnya ajah :p
Dulu sih belum ada spanduk ini. Judul warung makan yang tertulis di spanduk sih Warung Sate Betawi ya, tapi kenapa namanya Cha-Cha saya juga bingung. Proses asimilasi budaya yang menstatuisasi jadi begituh (opooo thoo!! xD) sepertinya,heheh. Tapi saya jamin warung makan ini memang milik orang asli Betawi dari Lenteng Agung (a.ka LA) :).
Langsung aja saya kasih tahu ya! Jika kawan-kawan dari arah Jakarta, untuk menuju warung makan yang sooo simple (baca: sederhana banget) ini, harus memutar di depan kampus IISIP dan masuk ke jalur sebelah kiri. Jika dari Depok ambil yang jalurnya ke arah Jln. Joe. Tempatnya nyempil tapi nggak kaya upil kok!
Menunya sederhana tapi mantab! Ada sate Kambing per porsi isi 10 tusuk harganya Rp. 25.000.- Ada juga sate Ayamnya kok. Adapula Sop Kambing seharga Rp.15.000 atau Rp 20.000,- an begitu. Saya agak lupa,hehe ^^a.
Untuk minuman, mereka menyediakan teh tawar gratis, teh manis dan es teh manis, air jeruk hangat ataupun dengan es. Dan tentunya air putih :D
Menu andalan dan yang bikin nagih untuk balik lagi adalah Sate dan Sop Kambing. Bagi saya dan suami, jika kami makan di tempat ini kedua menu tersebut tidak membuat kami sakit gigi (dan sakit hati karena sebal!). Yap, ini karena pemilihan daging kambing yang tepat untuk sate dan sop. Sehingga kedua menu tadi sangat empuk jika dimakan. Rasanya? Nggak perlu diragukan (lihat aja tampang saya kalau lagi makan, hihihih)
Warung makan ini menjadi favorit saya (dan mungkin suami juga keluarganya) karena kami tak perlu sebal karena harus mengunyah penuh kekuatan dan kesedihan :p .
![]() |
| Fotonya seadanya, inipun sebelum khilaf dilahap habis, hehe |
![]() |
| Selalu saja begitu, Bersih tak bersisa xD |
Soo...Yuk dicoba, aksesnya mudah, harganya murah, daging kambingnya empuk (nggak nyakitin hati) dan tentunya terjangkau ^^. Oya, tempat parkir juga tersedia walau agak terbatas :) Warung ini buka setiap hari kok (Insya Allah :D).
Selamat ber-nguliner dan melestarikan resep asli Indonesia ya kawan :)
With Love,
Bunga a.ka Isya




0 comments:
Post a Comment